Sabtu, 21 November 2020

 

 

Trading error sering dimanfaatkan BD.
Contoh trading error :

1. Hanya melihat saham yg transaksinya aktif, tanpa menganalisis lagi dr segi FA dan TA.
2. Fake bid dan Fake offer dianggap serius bid/offer.
3. Fake offer saat harga turun dalam, sehingga ritel CL, padahal belum tentu keesokan harinya harga turun lbh dalam.
4. Ritel biasanya tdk sabar, sehingga ini yg paling sering dimanfaatkan BD.
5. Ritel yg melakukan strategi lump sum membeli sekaligus 100%.
6. Bandar sudah kabur di saham yg di goreng, masih dianggap masih ada, sehingga telat keluar.
7. Membuat rule sendiri against market maker, karena emosi atau frustasi, ini yg bikin kalah banyak.
8. Ketakutan ritel thdp fake offer sehingga buru-buru dijual, atau bahkan malah rugi ketika dijual.
9. Sudah buat trading plan tapi lihat rumput tetangga lebih hijau  akhirnya meninggalkan saham yg sdh dsiapkan trading plannya.

Sabtu, 14 November 2020

 Three bar groups trading

Trading three bar groups, yang tercantum di bawah ini memiliki aturan trading.  Sebagian besar pola ini berbasis jangka pendek dan target biasanya berada pada "swing high atau major" swing low" berdasarkan aturan pola.


Stop loss harus ditempatkan untuk melindungi modal,   pola gagal ketika support atau resistance signifikan bergerak  melawan aturan pola.


Saat trading dengan three bar groups yang naik, tempatkan stop loss di bawahlowest low dari tiga bar.
Saat memperdagangkan grup 3-bar short, tempatkan stop order di atas  highest high dari tiga bar.



Konsep Quasimodo pattern QM 


 Harga bergerak naik dari arah No 1 dan naik membuat Resistance di No 2 (bahu kiri).

Kemudian harga turun membuat Lower di No 3 (leher), kemudian naik lagi keatas mem-break resistance No 2 (bahu kiri) dan membuat Higher High di No 4 (kepala).

Kemudian harga turun mem-break level No 3 (leher) dan membuat Lower Low di No 5.

Kemudian harga naik kembali dengan target level No 6 (bahu kanan). Di level ini kita akan membuat Entry SELL.

Level No 6 ini secara teoritis segaris atau se-level dengan level No 2. Level ini disebut sebagai QM Level.


Ketika harga naik membuat Higher High (No 4 break No 2) dan Lower Low (No 5 break No 3) disebut dengan istilah Over and Under. Over kerana harga membuat Higher High dan Break Bahu Kiri (No 2). Under kerana harga membuat Lower Low dan Break Leher (No 3).



Jumat, 13 November 2020


 

BANDARMOLOGI Apa itu bandarmologi?


Dalam dunia pasar saham, kamu pasti sudah mengetahui analisis teknikal dan analisis fundamental.  Nah, rupanya terdapat satu jenis lagi analisis investasi yang sering digunakan di Indonesia, yakni analisis bandarmologi.

Dikutip dari bigalpha.id, Secara harfiah bandarmologi terdiri dari dua kata, yaitu Bandar dan Logi atau Logos. Bandar yang artinya orang punya kemampuan untuk mengendalikan suatu aksi (gerakan) secara sembunyi-sembunyi dan Logos yang artinya ilmu. Jadi, jika diartikan bandarmologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari pergerakan pihak tertentu dalam mengendalikan pasar saham secara sembunyi-sembunyi.

Para bandar ini tentu memanfaatkan ketidaktahuan atau kepolosan dari investor yang latah untuk membeli atau menjual sahamnya tanpa mengetahui fundamental perusahaan tersebut. Faktanya, bandarmologi ini bisa dideteksi dan dipelajari secara terang-terangan.

Pasalnya data dan pola pembelian saham di bursa yang terbuka untuk umum.  

Analisis bandarmologi merupakan analisis yang tidak berfokus pada harga saham, indikator chart, atau kondisi perusahaan. Namun analisis ini berfokus pada transaksi yang terjadi. Dengan menganalisa transaksi seorang trader akan mengindentifikasi pergerakan yang dilakukan oleh market maker.

Umumnya ada 3 pergerakan yang dilakukan oleh bandar atau market maker :  Akumulasi, proses mengumpulkan saham oleh investor besar dengan cara melakukan pembelian saham dari para investor kecil.

Akumulasi biasanya dilakukan untuk memperbanyak jumlah kepemilikan saham yang sehingga market maker dapat menguasai supply saham.

Tujuan market maker menguasai supply saham adalah, tentu saja, agar mereka dapat menggerakkan harganya.

Akumulasi biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

o Aksinya dimulai dalam jangka waktu yang relatif panjang
o Saham yang sedang dalam proses akumulasi biasanya belum seberapa terkenal isunya kalangan investor kecil o Aksinya dilakukan menggunakan lebih dari 1 broker  

Distribusi, proses melepas saham oleh investor besar dengan cara melakukan penjualan saham kepada para investor kecil.

Distribusi biasanya dilakukan saat market maker sudah mendapatkan keuntungan dan harga saham sudah mencapai harga yang dikehendaki. Distribusi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

o Aksinya terjadi pada saat terjadi euforia kenaikan harga saham dan terjadi dalam waktu yang sangat singkat
o Aksi distribusi terjadi setelah berbagai berita sudah muncul
o Aksinya dilakukan menggunakan lebih dari 1 broker dan umumnya broker yang digunakan tidak sama o  Do nothing, adalah hal yang paling sering dilakukan market maker pada saham-saham gorengan.

Aksi ini adalah aksi dimana market maker tidak sedang memainkan saham yang bersangkutan.

Biasanya harganya cenderung diam, volume transaksinya menjadi kecil, dan antrian bid dan offer menjadi tipis. Berikut adalah Pola Akumulasi dan Distribusi yang sering dilakukan oleh Bandar

Prinsip penggunaan analisis bandarmologi ini adalah dengan mengikuti pergerakan market maker untuk mendapatkan keuntungan.

Jadi investor retail dapat membeli suatu saham pada saat fase akumulasi terjadi dan menjual saham tersebut pada saat fase distibusi berlangsung. Pendekatan analisis bandarmologi ini dapat kita lakukan dengan mengolah data broker summary yang telah disediakan oleh sekuritas dengan menggunakan excel.

 


Mashmalow tes

Pada awal tahun 1970, Walter Mischel mengadakan penelitian di laboratorium Stanford, ia mengundang anak berusia 3-4 tahun, ia bertanya kepada setiap anak "Apakah suka makan mashmallow?", jawaban semua anak "YA" .

Mischel memberikan satu mashmallow pada setiap anak, Anak tersebut bisa makan mashmalow tersebut setelah pergi, atau menunggu beberapa menit setelah Mischel kembali, anak yg tidak memakannya akan mendapat 1 buah mashmalow kembali.

Hampir semua anak memutuskan untuk menunggu, mereka ingin mendapat hadiah 1 buah mashmalow kembali.

Sebagian besar anak tidak bisa menahan godaan, dan memakan mashmalow tersebut.

Beberapa anak mencoba bertahan dengan berbagai cara, dari godaan nikmatnya mashmalow tersebut dengan menutup mata dengan tangan, sehingga tidak bisa melihat mashmalow, ada yg menatap ke arah lain, beberapa anak menendang meja, beberapa lagi menarik rambutnya sendiri untuk mengalihkan perhatian.

Mashmalow adalah tes kontrol diri, otak selalu tergoda oleh rangsangan, termasuk rasa nikmat dari mashmalow tersebut, pada anak usia 3-4 tahun yang menarik dari penelitian tersebut lebih mudah mengelola emosi mereka, daripada usia yg lain.

Pada tahun 1985 anak anak tersebut sudah bersekolah setingkat SMA, Mischel mengirimkan survey lanjutan kepada orang tua mereka, dan meminta mereka menginformasikan karakter, sifat, dan kemampuan anak anak menghadapi frustasi, Mischel juga meminta nilai rapor sekolah anak anak tersebut kepada orang tua mereka.

Hasil yang ditemui cukup mengejutkan, ada korelasi kuat antara perilakun anak yang dapat menahan diri memakan mashmalow, dan perilaku anak yg tidak dapat menahan, di masa depan.

Anak anak yang tidak mau menunggu dan memakan mashmalownya, cenderung mengalami masalah perilaku di usia remaja, nilai rapor mereka buruk, dan banyak yang terlibat narkoba dan obat terlarang, mereka cenderung lebih mudah setres dan temperamental, sedangkan anak anak yang mau menunggu mashmalownya untuk mendapatkan hadiah 1 buah mashmalow lagi, cenderung mempunyai perilaku dan nilai rapor yang lebih baik.

Mereka adalah anak anak yg menutup mata, melihat ke arah lain, menendang meja, mereka adalah anak anak yang dapat menahan rangsangan emosinya.

Ditulis kembali oleh Keneisha.

Rabu, 08 Juli 2020

Uncertainty is the key to unlocking opportunity 

Kesempatan tak pernah datang dua kali, seumur hidup penulis dari kecil hingga dikaruniai anak dua, belum pernah penulis mengalami kejadian seekstrim ini, anak-anak sekolah di rumah, satu satunya yang pernah menghalangi penulis pergi ke sekolah ketika penulis masih SD, adalah ketika gunung galunggung meletus sehingga akhirnya sekolah diliburkan.

Sesuatu yang tidak kelihatan tetapi berakibat luar biasa, kantor-kantor di liburkan, anak-anak sekolah online, mal-mal tutup walau akhirnya sekarang buka kembali sebari menerapkan protokol kesehatan.

Di dunia investasi ini yang dinamakan CRASH atau krisis, krisis moneter yang mengguncang perekonomian Indonesia sepanjang hidup penulis yang terdasyat adalah di tahun 1998, kemudian tahun 2008, dan kemudian ini 2020, ya tahun ini, Indeks harga saham gabungan meluncur deras dari level 6600 ke level 3900 atau turun sekitar -40%.

Kondisi ini mungkin tidak akan terjadi kembali dalam 10 sampai 20 tahun kedepan, krisis tahun 1998 dan 2008 menciptakan peluang munculnya orang orang kaya baru dari investasi saham dan investasi jenis lainnya seperti property, dollar AS, dan emas, dari cerita pengalaman para senior senior investor seperti LKH, mereka berhasil memperoleh kekayaan fantastis pada saat krisis.

LKH membeli saham UNTR pada 1998 saat harganya Rp 250 per saham. Ia menjualnya 6 tahun kemudian pada harga setara dengan Rp 15.000 (saham UNTR sudah mengalami stock split dan bonus), menikmati keuntungan 5.900 persen! Atau rata-rata hampir 100 persen setahun dalam jangka waktu 6 tahun. Lo Kheng Hong menginvestasikan Rp 1,5 milyar untuk membeli 6 juta saham UNTR. Enam tahun kemudian, dia memperoleh Rp 90 milyar dari penjualan saham tersebut.

Kesempatan ini mungkin tidak akan terulang kembali dalam 20 tahun kedepan, penulis yakin anda akan menyesal tidak membeli lebih banyak lagi pada saat ini, orang orang kaya baru akan bermunculan setelah kondisi krisis ini berakhir, dan mungkin anda adalah salah satunya.

Jumat, 03 Juli 2020

 



Pasar g akan pernah menunggu kita, kita sesibuk apapun pasar tetep jalan semaunya dia.

don't ever measure the market with our will

Pasar jg tdk bergerak dg kaidah fundamental, fundamental hanya sebagian kecil dari persepsi pasar.

Seperti saham AGII, technical lbh akurat memprediksi pergerakan harga jangka pendek

Yg paling penting buat kita bukan fundamental perusahaan, tapi seberapa banyak kita bisa mengambil keuntungan dr selisih harga.

Ubah pola pikir yg lama

Kecuali mau jd investor y

Semakin dijauhi saham tsb, pergerakan harga akan semakin kencang

Bandar g suka dibuntuti

Yg belum paham bs baca teori mobil butut, cukup mengena artikelnya.

Semua yg terjadi di pasar saham, berkebalikan dengan logika standar yg baku, logika pasar baru bisa dipahami kl sdh punya jam terbang cukup tinggi.

Mesti diingat, pasar lebih pintar, lebih licik dan dan lebih lincah drpd kita, jgn pernah mencoba mengalahkan pasar.

AGII itu kita tau dr informasi 'mobil butut' tapi sdh ada 'sopir'nya

Naik 'mobil mewah' yg belum ada 'sopir' harga akan stagnan

'Sopir' ini punya banyak kepentingan salah satunya menciptakan persepsi pasar atau memang sdh punya informasi 'insider' seperti BULL, harga sdh menguat sebelum LK keluar, kita g pernah tau alasannya apa, tapi semua informasi positif dan negatif yg sdh terbentuk menciptakan pergerakan harga dlm bentuk chart dan volume, semua informasi yg belum di rilis sdh terbaca disitu.

CL itu bukan berarti kita 'kalah' tp dana dioper k yg lbh prospek

Portofolio itu bukan ngurusi 1 saham, tapi kesatuan team

Ada yg minus ada yg plus

Minggu, 31 Mei 2020



Kami mengundang teman-teman investor saham untuk bergabung di grup TELEGRAM GRATIS, silahkan klik link di bawah ini :

Follow this link to join my Telegram group:
https://t.me/alligatortrader

atau

Bagi yang serius berinvestasi saham, anda dapat  bergabung dengan untuk grup premium ALLIGATOR TRADER PLUS, bisa mengubungi admin di grup tersebut atau kontak via

WA +62818223329
GMAIL Kenwartisah@gmail.com

https://alligatortrader.blogspot.com/p/alligator-trader.html

Berikut Sekilas tentang Grup ALLIGATOR TRADER PLUS
Grup chat investor saham ini pertama kali kami rintis sejak tahun 2012, setelah shoutboxnya di web pa Anggun kurang kondusif era tahun 2011an, kami berinisiatif membuat chat di chatango dengan format web, dan kemudian berjalan sekitar 3 tahun, grup tersebut beralih rupa menjadi grup Investa Community dengan format Whatsapp, dikarenakan banyaknya permintaan member agar grup tersebut berubah menjadi grup premium, grup tersebut berubah menjadi grup yang bernama Investa Senior, dan kemudian berubah menjadi grup Alligator trader +, dinamakan grup Alligator +, krn kita menfokuskan diri thdp sinyal sinyal Alligator trading system (profitunity) disamping juga pertimbangan Fundamental, Teknikal, price Action, dan juga Bandarmology.

Grup Alligator Plus kita yang baru seumur jagung kurang lebih 4 bulan, setelah peralihan dari Investa Senior, kini sudah berjumlah lebih dari 120 member, Kami team Alligator selaku pengelola grup mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, dan kami team Alligator akan selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Terimakasih atas atensinya
salam hangat
Keneisha

Kamis, 30 April 2020



Benarkah INDIKASI INDEKS bearish , BC bank DIGOYANG ????


TA hanya mengenal Harga dan Volume tapi BA mengenal GOAL dan TAKTIK pencapaian goal...

Contohnya,
- Karena market disinyalir akan memburuk, BD punya goal menurunkan harga saham dalam 1 bulan.

- Target BD disini adalah DISTRIBUSI palsu dan untuk menurunkan PRICE, disini BD menginginkan harga TURUN agar distribusi palsu bisa dilakukan dengan modal  dan volume kecil.
- Jadi jangan menyalahkan BD menghancurkan harga, penurunan harga memang adalah efek dari distibusi palsu yg DISENGAJA @!


Statement diatas SANGAT controversil... Bandarmologi... gitu loh... HAHAHA...

Bandarmologi bisa merubah seorang Technicalist yg bekerja seperti ROBOT mekanistik  menjadi lebih inteligent karena dia bisa mengerti market dengan lebih baik.

Tapi Bandarmologi bukan untuk mengganti TA tapi melengkapi dan menyempurnakan TA....


Rabu, 04 Maret 2020



Krisis adalah keniscayaan

Oleh Keneisha

Semangat awal-awal berinvestasi saham, selalu didahului oleh pasar yang bullish, cerita-cerita sukses di pasar saham membawa kita tertarik membuka rekening saham pada saat pasar sedang berpesta.

Mayoritas Investor pemula hanya tertarik masuk pada saat pasar yang sebenarnya sedang dalam puncak eforia, investor ingin melihat bukti dahulu, baru berani menaruh uang mereka, gerakan 'mari menabung saham' juga digencarkan pada tahun 2017 saat pasar  berada pada masa bullish, sehingga disambut meriah oleh para calon investor .

Banyak calon investor selalu berfikir berinvestasi saham layaknya menabung di Bank tergiur dengan data historis keberhasilan tingkat return yang tinggi berkisar 25% per tahun.

Sangat jarang, atau memang hampir tidak ada investor pemula yang membuka rekening pada saat pasar terkapar akibat krisis, padahal melihat kesuksesan para guru investasi, kekayaan mereka diperoleh ketika pasar sedang menangis dan tak berdaya, sebagai contoh kongkrit Warrent Buffet memulai investasinya pada akhir keputusasaan crash pasar saham Great Depresion.

Akibatnya bisa diduga, dengan rumus matematika sederhana saja investor yang pertama kali membeli saat pasar berada di puncak akhirnya akan nyangkut, putus asa, dan akhirnya berhenti.

Anehnya seakan tak pernah belajar investor tersebut setelah lepas nyangkut,  kembali memperbesar investasinya 2x lipat pada saat pasar kembali berada pada siklus puncak.

Salah satu perbedaan mendasar antara investor 'beneran'  dengan investor nyangkut hanya satu, investor 'beneran' menambah lebih besar saat harga turun akibat krisis, investor nyangkut tidak.

Mengapa kita tidak berfikir sederhana ketika mulai berinvestasi, mulailah mengurai benang merah yang ada, membeli saat harga di bawah dan menjualnya ketika pasar berada dalam puncak eforia.

Sangat sedikit yang menyadari betapa pentingnya lebih pentingnya belajar pada saat krisis, mengelola emosi, dan menata manajemen keuangan saat pasar sedang terdiskon akibat krisis.

Karena sejatinya investor yang berhasil adalah investor yang telah mengalami 2 fase psikologi....  yaitu dapat mengatasi rasa kepahitan yang dalam akibat krisis dan juga pernah mengalami keuntungan besar pada puncak eforia pasar.

statistik web

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Buku Penulis

ALLIGATOR TRAINING EVENT

ALLIGATOR TRAINING EVENT

PUBLIC CHANNEL

FACEBOOK GROUP

WA PREMIUM