Jumat, 19 Oktober 2018


Tak terasa di pertengahan bulan ini, genap 13 tahun saya berkecimpung di dunia persahaman, pahit, manis bursa saham telah saya jalani, proses trading dijalani secara kontinu dan berkelanjutan, hanya ada jeda sekitar 6 bulan pada pertengahan tahun 2008.

Ketika itu bursa kita didera krisis suprime mortgage yang berasal dari Amerika, sehingga memporakporandakan perekonomian global, tetapi pada waktu tersebutpun saya masih aktif untuk berinvestasi di reksadana saham, tetapi waktu 13 tahunpun belum cukup untuk menggali semua benang merah arah kondisi bursa serta emiten di dalamnya, sayapun masih terus belajar, karena ternyata banyak hal-hal baru yang belum saya pahami.

Untuk investor pemula  yang baru saja berkecimpung di dunia saham dengan jam terbang yang masih kurang dari 3 tahun, atau bagi investor yang baru saja ingin memperdalam ilmu dan berinvestasi di pasar modal kita, saya memberikan tips untuk tidak menyerah dengan kondisi bursa saat ini, yang didera koreksi -15% dari titik tertingginya.

Proses belajar yang terhenti di tengah jalan, tidak akan menghasilkan apapun, kecuali kerugian yang terekam dalam ingatan, kerugian demi kerugian, anggaplah sebagai uang sekolah anda di bursa saham, karena begitu anda lulus, uang sekolah tersebut akan tergantikan, bahkan akan diganti dengan nilai yang berlipat ganda.

Tentu saja untuk bertahan dan mencapai hal tersebut tidak mudah, dari 100 orang yang memulai trading di bursa, yang tersisa hanyalah 2 orang saja, sedangkan yang lainnya berhenti dengan hasil akhir kerugian yang dalam.

Kondisi saat ini sejatinya saat pas untuk belajar dan mengasah ilmu, ketika pada saatnya sudah siap, dan pasar bergerak bullish, itulah saatnya kita akan memanen semua ilmu dan jerih payah kita.



Sabtu, 13 Oktober 2018

 Image result for perang dagang


Perang sebetulnya jalan terakhir untuk menyelesaikan masalah, orang pintar dan cerdas memenangkan perang dengan tidak berperang. Seperti master of war the legend  Sun Tzu pernah berkata, Kemenangan perang yang sesungguhnya adalah dengan tidak berperang.

Layaknya perang dagang antara Tiongkok dan Amerika, atau perang dagang antara negri Turki dan Amerika, bukan hanya kedua negara menjadi korban, tetapi efek buruknya merambah kawasan Asia - Pasifik, termasuk Indonesia.

Jatuhnya nilai tukar negara negara emerging market, Argentina, Turki, Venezuela, termasuk negara kita Indonesia, meruntuhkan harapan pulihnya negara berkembang seperti Indonesia yang mulai  merangkak maju dari keterpurukan sejak krisis ekonomi yang menerpa Asia Tenggara pada tahun 1998.

Masih ingat dalam ingatan kita sistem ekonomi liberal kapitalisme ini berulang kali menyajikan kepahitkan krisis financial tahun 2013 dan 2015, kala itu hampir semua negara, utamanya Eropa, dan Amerika berusaha saling bahu membahu membantu negri Yunani yang sudah sekarat di bibir jurang kebangkrutan

Saat krisis mulai pulih,  Amerika lupa, krisis suprime yang penah menerpa negri mereka tahun 2008, tak puas dengan lambatnya kebangkitan ekonomi mereka, koboi Amerika mengajak Tiongkok  untuk berperang ekonomi secara terbuka, isyu perang dagang kemudian mengemuka, yang seyogyanya tak pernah perlu.

Dunia yang berada di bawah bayang-bayang keperkasaan ekonomi Tiongkok, tampaknya mulai membikin gerah negri paman sam, dan......... Amerika memulai, Tiongkok membalas.

Perang dagang sungguh merugikan, ibarat perang yang sesungguhnya, kehancuran ekonomi akan terjadi di kedua belah pihak, baik pihak yang menang maupun yang kalah.

Di saat perang dagang mengemuka, dunia dikejutkan dengan surplusnya ekspor Tiongkok ke Amerika, tampaknya sektor riil lebih realistis menghadapi kenyataan kebutuhan ekonomi kedua negara.

Dunia termasuk Indonesia kini tengah menghitung berapa besar kehancuran ekonomi  yang akan terjadi akibat perkelahian dua raksasa ekonomi Dunia, ibarat dua Gajah Bertarung, sang pelanduk  akan mati di tengah-tengahnya.


Ditulis oleh Keneisha

Join Alligator Trader WA group for Free by click this link

http://bit.ly/AlligatorTrader

Jumat, 12 Oktober 2018

Materi :
PRICE ACTION
Buy n Sell look only by Price
For Daily and Swing trading

PROFITUNITY TRADING SYSTEM
( Chaos Theory)
Alligator trading combinations with price action, Moving Average, CCI and Bollinger Band for swing trading and trend following

Pembicara :
Keneisha
Day n swing stock trader

Waktu :
7 Oktober 2018
Minggu pukul  9.00  - 16.00
Rehat makan siang

Tempat :
Grand Serella Hotel
Jl. RE Martadinata no.56
(Jalan Riau)
Bandung


 
data diolah dari chartnexus

Sabtu, 22 September 2018


PELATIHAN  semi private TEKNIKAL ANALISIS
(Price Action n Profitunity)
 Di Bandung

Maksimal 20 peserta

Materi :
PRICE ACTION
Buy n Sell look only by Price
For Daily and Swing trading

PROFITUNITY TRADING SYSTEM
( Chaos Theory)
Alligator trading combinations with price action, Moving Average, CCI and Bollinger Band for swing trading and trend following

Pembicara :
Keneisha
Day n swing stock trader

Waktu :
7 Oktober 2018
Minggu pukul  9.00  - 16.00
Rehat makan siang

Tempat :
Grand Serella Hotel
Jl. RE Martadinata no.56
(Jalan Riau)
Bandung

Kontribusi :
600K

Special discount 100 ribu untuk yang sudah terdaftar menjadi member Alligator trader plus sebelum tanggal 15 September 2018 (500K)

Sudah termasuk makan siang dan 2x coffe break

Jumat, 21 September 2018

Ketika saya mempunyai keinginan mempunyai keahlian untuk mengemudi truk, saya berusaha selalu ikut, meluangkan waktu, serta meminta ijin ayah saya untuk bisa duduk  disamping  sopir truk pengangkut ayam potong ketika menarik muatan.

Saya selalu duduk di samping Sopir, saya masih ingat Pak Maman namanya,  memperhatikan betul-betul bagaimana dia menarik tuas persneling, memutar roda kemudi, dan menekan panel rem angin, sambil bertanya kepada Pak Maman tentang bagaimana melakukannya, karena saya sadar betul bahwa Pak Maman inilah ahlinya karena Pak Maman telah berpengalaman bertahun tahun mengemudikan truk.

Sambil menikmati perjalanan di dalam kabin truk sesekali dia bercerita tentang keahliannya mengemudikan truk, bahkan dalam jarak yang amat sempit Pak Maman selalu berhasil memarkirkan truknya tanpa lecet sedikitpun, kepiawaiannya dalam mengemudikan truk tak perlu diragukan lagi.

Pak Maman bisa menprediksi berapa lama bisa sampai ke suatu tempat, karena jam terbangnya melalui jalan yang sama, tahu setiap detil dimana dan kapan jam jam simpul simpul kemacetan, sehingga dapat menghindarinya untuk mempersingkat waktu tempuh perjalanan.

Demikian juga jika kita ingin memiliki keahlian trading, bergaulah dengan para trader, bacalah buku buku yang ditulis oleh para trader- trader handal, banyak sekali trader yang memberikan inspirasi kepada penulis seperti the legend of Jesse Livermore.

Untuk mencapai tujuan sampai ke suatu tempat, banyak cara untuk meraihnya, anda dapat mengemudikan kendaraan anda tentu saja dengan keahlian anda mengemudi, atau bila anda terpaksa belum mempunyai keahlian untuk mengemudi, dengan jalan pintas dapat memesan Taxi ataupun Gojek untuk sampai ke suatu tempat.

Untuk mencapai kebebasan finansial dalam trading, banyak sekali PR yang harus anda kerjakan selain belajar, berlatih, membaca buku, juga jam terbang yang panjang, karena trading itu tak mudah, tak semudah membalikkan telapak tangan, melibatkan kontrol emosi, pengetahuan teknikal/fundamental dan strategi, serta mesti paham betul tentang sejarah suatu emiten dan kondisi suatu perusahaan, bila anda ingin mampu meraihnya dengan waktu yang cukup singkat belajarlah lebih dekat dengan ahlinya, dan tambah terus jam terbang anda dengan berlatih dan berlatih.

Asah terus keahlian trading anda, jangan pernah ada kata menyerah, karena bila anda menyerah di tengah jalan semua pengorbanan anda yang anda lakukan selama ini adalah sia sia.

statistik web

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Buku Penulis

ALLIGATOR TRAINING EVENT

ALLIGATOR TRAINING EVENT

PUBLIC CHANNEL

FACEBOOK GROUP

WA PREMIUM