Selasa, 25 Juli 2023

Pelajaran  yang saya pelajari sejak awal sampai akhir di pasar saham adalah bahwa tidak ada yang baru satupun di pasar saham, apapun yang sudah terjadi di pasar saham hari ini telah terjadi hari sebelumnya dan akan terjadi lagi di keesokan harinya, dan saya selalu mengingat kejadian itu. 

Saya sudah berhasil mengingat kapan waktunya pasar bergerak dan bagaimana itu terjadi. 

Saya memanfaatkan teori saya tersebut untuk mencetak profit di pasar saham.

_Jesse Livermore._

Selasa, 11 Juli 2023

Ilmu midas 


Pada pertengahan bulan Februari 2023, penulis membagikan sedikit ilmu tentang prinsip-prinsip value investing ala Lo Kheng Hong,  yang sudah penulis terapkan di pasar saham, baik pengetahuan dari sisi teknikal maupun fundamentalnya.

Pada bulan bulan tersebut Februari, April mei, sampai Juni 2023, pasar dilanda kejenuhan yang luar biasa, karena pasar bergerak sideways dengan kencenderungan terus menurun, dan begitu terus berlarut larut.

Sebagian trader saham banyak yang gak tahan, akhirnya saham-saham yang dalam portofolio banyak yang nyangkut di harga tinggi, lupa mengaverage atau bahkan sudah cut loss dengan menerima kerugian yang besar, karena galaw terombang ambing pasar yang bergerak mendatar.

Bulan Juli ini baru bisa terbukti bahwa ilmu contrarian yang diterapkan oleh Bapak LKH, mengalami keuntungan yang luar biasa, saham saham dalam keranjang value inves seperti CFIN GJTL BMTR TBLA saham tersebut sering penulis sebut dalam grup, selain saham-saham lain yang juga tidak dimiliki oleh LKH yang sering penulis sebut, mengalami kenaikan yang luar biasa, saham CFIN sampai saat penulis menulis tulisan ini naik +68% dalam satu bulan ini, itupun belum dengan tambahan deviden yield sebesar 20% yang ia bagikan.

Saham saham dalam keranjang value investing juga bernasib sama, naik dengan kenaikan yang luar biasa, dalam sebulan ini GJTL mengalami kenaikan +44%, BMTR +17%, seperti kita tau saham CFIN ini pernah masuk dalam keranjang penulis, karena penulis juga melihat potensinya yang luar biasa, penulis dulu mengakumulasinya ketika harganya masih di kisaran 300 rupiah per lembar sahamnya, hari ini ketika penulis menulis tulisan ini harga saham CFIN nyaris di angka 700 rupiah per lembar sahamnya.

Apa yang bisa kita pelajari disini ?

Banyak yang kita bisa pelajari disini, terutama dengan manajemen portofolio kita saat pasar sedang dilanda kelelahan yang luar biasa di 5 (lima) bulan sebelumnya, sebelum pasar memasuki bulan Juli 2023, masihkah kita sabar mengakumulasi saham saham yang sudah kita pilih dan analisa dalam fundamentalnya ?

Masih sabarkan kita mengamati perkembangan saham ketika pasar dilanda kejenuhan yang luar biasa ?

Manajemen casflow sangat penting, juga kesiapan mental kita menghadapi adu lari marathon yang melelahkan di 5 (lima) sebelumnya, masa tanam 5 (lima) bulan akhirnya dibayar lunas pada bulan panen Juli ini

Ibarat pepatah kuno, 5 bulan berakit rakit dahulu, akhirnya bulan Juli ini kita cuan kemudian !







Jumat, 27 Januari 2023



Gaji tidak bisa dibandingan dengan saham, karena investasi saham berbunga majemuk, perolehan return terus bertumbuh setiap waktu, dikarenakan bertambahnya modal sebagai konsekwensi keuntungan yang disebabkan naiknya laba perseroan, atau kenaikan capital gain.

Bila bulan ini kita menerima gaji 10juta per bulan, bulan depanpun kita memperoleh gaji yang sama sebesar 10juta, walaupun kita berusaha mati matian bekerja dari pagi sampai malam, kecuali perusahaan bersedia memberikan uang tambahan lembur buat kita, atau melihat kerja keras kita sehingga kita memperoleh kenaikan karir sehingga bisa meningkatkan gaji.

Hebatnya di Investasi saham keuntungan tersebut bertambah secara otomatis berdasar atas pertumbuhan bunga majemuk, pertumbuhan bunga majemuk tahunan disebut CAGR Compund anual grouwth rate, angka CAGR seorang investor kawakan seperti Warrent Buffet adalah 23% untuk periode 55 tahun terakhir, sedangkan Lo Kheng hong berada di angka 46%.

Artinya modal plus bunga (profit) terus bertumbuh setiap tahun, dan bila bulan ini misalkan kita memperoleh profit 10juta dari investasi saham, maka dalam teori horizon investasi jangka panjang, sebagai perumpamaan, bulan berikutnya ditambahkan lagi 102 juta, dan bulan berikutnya 104,04 juta, begitu seterusnya karena modal kita terus bertambah seiring dengan bertambahnya profit.

Makanya tak heran investor bertambah kaya sedangkan karyawan yang jujur kesejahteraannya segitu gitu juga, malah makin terhimpit karena inflasi yang terjadi setiap tahun.





Level cut lossnya di berapa pak ?

Pertanyaan menggelitik, dalam hati belum apa apa koq sudah berfikir untuk cut loss ? 

Apa tidak lebih baik di tanyakan, level strong supportnya di berapa ? Kliatannya lebih bijak karena kita bisa mengantisipasi sampai level berapa harga bisa turun, sehingga kita bisa mengatur pembelian saham tidak dalam jumlah banyak sekaligus di satu harga, tetapi bisa mengantisipasi dengan dana yang sudah disiapkan bila harga turun ke level yang diidam-idamkan di level strong support.

Pembelian saham dalam jumlah banyak dengan menerapkan stop loss di satu harga ibarat permainan judi roulette, bila menang untung besar, bila kalah matilah kita. Investasi ataupun trading saham bukan judi roulette kita bisa mengatur pembelian saham yang sudah kita analisa dulu fundamentalnya secara bertahap, atau lebih simpelnya, ditabung.

Terlalu mudah cut loss membuat modal terkuras habis, disamping kita menanggung kerugian fee jual beli, kitapun menanggung kerugian yang tidak sedikit, belum lagi mental kita yang pastinya down setelah cut loss.

Seperti quotenya Engkong WB, Rule No 1: never lose money. Rule No 2: never forget rule No 1. Artinya tidak semudah itu kita cut loss menghilangkan uang yang kita investasikan, kita harus menjaganya apapun strateginya.

Cut loss memang perlu, tapi tak sesimpel itu memutuskannya, kadang harga memang hit level cut loss, tapi di penutupan harga naik kembali, trader yang menggunakan automatic cut loss atau smart save, akan terkena jebakan bandar ini, dibandingkan trader yang melakukannya secara manual.

Fikiran cut loss juga menciptakan negatif thinking dalam berinvestasi, karena bila kita cut loss sesederhana ketika harga sudah hit level cutloss pada jam perdagangan, padahal level support masih jauh, bukannya artinya kita tidak yakin prospek perusahaan yang kita beli ?

Cut loss dlm ilmu teknikal baru bisa dilakukan bila harga turun diiringi dengan volume tinggi, harga yang turun tanpa diiringi volume dalam ilmu yang sama, yaitu ketika harga turun volume turun, artinya dikemudian hari harga akan naik, ini yang strateginya sering digunakan oleh para trader contrarian.

Bijak menggunakan ilmu cut loss, semakin jarang anda cut loss, tetapi portofolio tetap aman sejahtera, artinya pengalaman dan tingkat keilmuan anda sudah makin mumpuni.




Minggu, 22 Januari 2023


KULIAH WA 

The principles of Lo Kheng Hong and my application to the stock market

Prinsip-prinsip Lo Kheng Hong dan penerapan saya di pasar saham.

*Sabtu, 18 Februari 2023*

* bisa tanya jawab


Di Grup WA 
Alligator EDUCATION



Minggu, 27 Februari 2022

 


Level Trader Saham

Oleh: Keneisha

Level seorang trader saham berangsur-angsur berubah seiring dengan peningkatan kemampuan analisa dan perkembangan mental sebagai seorang trader. 

Lima Level Trader Saham

Lima level yang idealnya dialami trader saham.

1. Growth Investor, 

2. Trend Following Trader, 

3. Swing Trader, 

4. Day Trader, 

5. dan Intraday Trader. 

Investor pemula yang baru terjun ke pasar modal menjadi seorang  Growth Investor terlebih dulu. 

Di level pertama ada growth investor yang berguna untuk melatih kedisiplinan dalam berinvestasi dengan melakukan pembelian saham secara rutin dalam periode waktu tertentu.

Level selanjutnya ada  Trend Following Trader yang menginisiasi pembelian saham saat harga sudah mulai bergerak dengan kecenderungan naik (uptrend). 

Strategi yang digunakan adalah dengan menggunakan strategi teknik Alligator trading system atau profitunity trading dan metode harmonic patterns, Periode trading dengan strategi ini bisa dalam hitungan hari atau beberapa minggu atau bulan.

Level ketiga adalah Swing Trader, yang memanfaatkan naik turunnya harga saham sebagai area jual beli. Senjata yang digunakan Swing Trader adalah chart daily atau weekly, menggunakan rasio-rasio Fibonacci untuk memperoleh titik support disingkronkan dengan bolliger band, garis trend, lorong channel, moving average 20, dan indikator RSI CCI. Periode trading bisa dalam hitungan hari , overnight atau dalam periode satu minggu.

Level berikutnya adalah Day Trader  memanfaatkan News, aksi korporasi seperti right issue, yg ditandai dengan eforia market dan lonjakan harga dan volume untuk jual beli dalam jangka pendek harian, indikator yang dipakai teknikal, bandarmologi, dan tape reading,  Trader jenis ini sering melakukan pembelian saham pada pagi hari 15 menit setelah pasar dibuka, atau ketika sore hari untuk dijual pada besok paginya (overnight), dengan target keuntungan antara 3% - 5% atau lebih, mungkin bisa sampai Auto reject atas (ARA),  Kriteria yang digunakan oleh Day Trader antara lain, lonjakan volume, analisa perubahan bid ask, kenaikan harga yang signifikan, dan akumulasi bandar.

Level tertinggi adalah  Intraday Trader   atau Scalper,  yang memanfaatkan volatilitas harga atau swing harga naik turun dalam satu hari. Level ini hampir mirip dengan Day Trader, hanya saja time frame-nya lebih singkat, yaitu hitungan beberapa menit dan beberapa jam saja. Target keuntungannya sangat tipis antara 0,5% – 2% tapi frekuensi trading-nya tinggi, dan dengan jumlah lot yang besar (scalping) , bahkan bisa  menggunakan fasilitas margin,  sehingga mendapatkan akumulasi keuntungan dari beberapa transaksi yang dilakukan hanya dalam beberapa menit saja dalam satu hari tersebut.

Setelah mencapai target keuntungan, Intraday Trader akan segera menjual sahamnya lalu mencari target saham lainnya untuk diperdagangkan. Indikator yang biasanya digunakan adalah news, teknikal dengan minute chart dan hourly chart. 

Nah, di level berapakah sekarang anda  berada ?

Senin, 22 Februari 2021

 


Tape Reading


Dalam applikasi-nya di dunia trading teknik visualisasi ini kita kenal dengan TAPE READING (rekam jejak trading). Dalam tape reading ini sebenarnya kita membedah aktifitas otak BD.

Ibaratnya ini adalah EEG (Electro Enchepalography) brain imaging bagi dokter syaraf untuk mengetahui aktifitas otak pasien.

Di dalam kegiatan tape reading inilah kita kemudian membuat "photocopy" kegiatan otak BD ke dalam otak kita. Kita menciptakan route neuron2Â yang persis sama sebagaimana yang ada di otak BD.

Bisakan Tape reading ini dipelajari?

Saya yakin bisa. Membedah chart ke dalam satuan terkecil dan menginternalisasikannya ke dalam otak kita merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan.

Aplikasi di bidang lain misalnya bagi para pesenam tingkat olimpiade akan menggunakan teknik visualisasi ini untuk menginternalisasi dan membuat
"otomatisasi" gerakan2 rumit di udara sebelum tubuh mereka benar2 melaksanakannya.

Saya teringat seorang Ratu Kecantikan se-jagad ketika menjawab pertanyaan dalam sebuah wawancara tentang bagaimana dia bisa begitu percaya diri dan alami sepanjang kontes. Dia menjawab dengan kalem, "Saya telah melakukan semua ini RIBUAN KALI dalam otak saya."

Nah.... Pengin jadi trader sehebat para master? Pelajari jejak trading mereka dengan memelototi chart yang mereka gambar buat kita....

Senin, 15 Februari 2021

 


Semua petinju profesional memliki pelatih, bahkan petinju sehebat Mike tyson pun memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua duel jelas Mike tyson lah yang akan menang.

Lantas kenapa Mike tyson masih butuh kepada pelatih tersebut sementara jelas ia lebih hebat dari sang pelatih?.

Kita harus ngerti bahwasanya Mike tyson butuh kepada pelatihnya bukan karena sang pelatih lebih hebat, namun karena Tyson butuh kepada seseorang untuk melihat hal-hal yang TIDAK DAPAT dia LIHAT SENDIRI.

Hal yang tidak dapat dilihat dengan mata sendiri itulah yang dikenal dengan BLIND SPOT : TITIK BUTA. Kita hanya bisa melihat blind spot tersebut dengan bantuan penglihatan orang lain.

Karenanya dalam kehidupan kita butuh orang lain untuk menasehati kita..., mengingatkan.., bahkan menegur kita jika kita melakukan kesalahan yang tidak kita sadari.

KERENDAHAN HATI untuk menerima kritikan, nasehat & teguran itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kamis, 11 Februari 2021


 

SIKLUS HIDUP TRADERS


1. Attraction & Romance


Dalam bahasa Indonesia attraction adalah daya tarik dan romance dapat diartikan impian. Awal mula kita menjadi trader pada umumnya karena kita mendengar cerita dari teman atau orang lain yang sukses dalam trading, menghasilkan sekian banyak uang dengan cepat dan tanpa kerja keras. Ini didukung oleh iklan-iklan diperbagai media bagaimana mendapat uang  dari  trading dengan cepat dan mudah. Ini semua membuat kita penasaran dan  penasaran ini akhirnya menjadi harapan.


Pada tahap ini perjalanan sebagai seorang trader dimulai. Trader biasanya memiliki sedikit pengetahuan tentang pasar namun tertarik karena adanya peluang mendapatkan penghasilan yang banyak. Ada kegembiraan dalam memulai trading dan trader pemula ini terkadang merasa bahwa trading adalah karir atau panggilan hidupnya.


Beberapa pemula pada tahap ini akan membuka account dan melakukan buy dan sell berdasarkan berbagai ide untuk melihat bagaimana cara pasar bekerja. Beberapa trader pemula lainnya akan trading di demo account terlebih dahulu. Terkadang ini adalah tahap perjudian, namun tahapan ini perlu sebagai langkah untuk riset selanjutnya.


Trader pemula ini akan merasa bahwa trading tidak semudah yang dibayangkan dan yang mereka lakukan adalah mencari strategi atau sistem trading yang sempurna yang dapat membuat mereka cepat kaya. Trader pemula ini penuh harapan dan tidak dapat menunggu terlalu lama untuk mulai trading agar dapat menghasilkan uang.


Secara emosional, dalam tahapan ini trader penuh dengan kegirangan. Trader berusaha untuk mencapai impiannya. Impian untuk cepat kaya dari trading membuat trader tersebut terus termotivasi. Kegirangan dan motivasi ini bagus, namun seharusnya berdasarkan harapan yang realistis.


Menjadi seorang trader seperti gambaran iklan produk diet yang menjanjikan turun 5 kg dalam 2 minggu. Trader akhirnya mendapati bahwa informasi yang dia dapat selama ini salah. Tidak ada holy grail atau sistem yang sempurna serta trading bukanlah cara cepat untuk menjadi kaya.


Jaman sekarang adalah jaman instan. Kita secara tidak langsung dipengaruhi oleh pemikiran saat kita menginginkan sesuatu maka itu harus ada sekarang. Trading sama saja, tidak berbeda. Pada tahapan ini trader hanya fokus pada hasil, yaitu ingin mendapatkan uang dan menjadi kaya. Trader kurang memperhatikan proses, padahal proses inilah yang akan sangat mempengaruhi hasil trading. Jika ini tidak dikoreksi, maka akan dapat menyebabkan kerugian finansial dan emosional yang cukup besar.

2. Power Struggle


Tahap ini adalah tahap dimana trader telah memiliki pengalaman trading, baik sukses ataupun kegagalan. Kebanyakan trader tersebut berada dalam kondisi breakeven atau malah rugi. Trader tidak mendapatkan penghasilan sebanyak yang diimpikan saat memulai trading.


Pada tahap ini trader ini dipengaruhi oleh keserakahan, ketakutan, dan harapan. Secara emosional ada dua reaksi yang akan dilakukan trader, yaitu “melawan” dan “lari”.


Reaksi melawan terjadi ketika trader merasa terluka karena loss yang dia alami dan akhirnya ego yang mengambil alih. Keinginan untuk benar menjadi semakin menguat  sehingga  akhirnya  trader trading dengan penuh emosi dan sering overtrading. Trader seperti ini  kelihatannya hanya berusaha sekeras mungkin untuk menghasilkan uang. Namun sebenarnya di dalam hatinya dia melakukan trading karena karena kebutuhan emosinalnya, yaitu kebutuhan untuk   benar,  kebutuhan  untuk membuktikan kemampuannya.


Reaksi lari terjadi ketika trader mulai gelisah dan bimbang dalam trading sehingga membuat panik dan akhirnya tidak melakukan apa-apa. Trader seperti ini kelihatannya hanya sedang tidak tahu apa yang harus dilakukan saat ini. Namun   sebenarnya   trader  tersebut  mengalami perasaan gagal, tidak mampu, tidak bisa. Dia mengalami trauma dari perasaan-perasaan yang dialaminya saat trading sebelumnya.


Dalam tahap power struggle ini emosi benar-benar dipermainkan seperti roller coaster. Ini dikarenakan trader terkadang mengalami hari-hari yang bagus namun terkadang mendapati hari-hari yang buruk dalam trading. Saat trader memperoleh hari yang baik dan mendapatkan profit, kepercayaan diri meningkat dan dia merasa bisa. Ini terkadang membuat dia berani merisikokan modalnya lebih tinggi lagi. Namun saat mengalami hari yang buruk dalam trading, semua kepercayaan diri dan kemampuan terasa hilang.


Perasaan ini terjadi berulang-ulang dan menciptakan ketidakseimbangan emosi. Trader tidak sedang berjuang melawan pasar namun berjuang melawan dirinya sendiri. Trader tidak mampu untuk mengontrol emosinya.


Jika trader tidak mampu mengatasi emosi ini maka dia akan sampai pada kondisi climax dimana dia memutuskan berhenti trading karena modalnya habis atau karena tidak tahan lagi dengan perasaan-perasaan yang dialami tersebut. Sayangnya, ini yang terjadi pada kebanyakan trader.


Di sisi lain, ada sebagian trader yang akhirnya menyadari bahwa jika mereka tetap melakukan hal yang sama dalam trading mereka, hasil yang didapatkan akan selalu sama. Mereka harus  membuat perubahan dalam trading mereka. 

3. Change


Jika trader sampai pada tahap ini, maka trader tersebut memiliki kebutuhan untuk berubah. Sebelum perubahan terjadi, trader perlu menyadari dan menerima bahwa dia harus mengesampingkan ego dan hasil yang instan.


Jika trader sudah siap untuk berubah, maka kerja keras baru dimulai. Perubahan itu tidak mudah namun mungkin dilakukan. Agar perubahan dapat terjadi,  maka kebiasaan lama harus diganti dengan kebiasaan baru. Ini membutuhkan disiplin dan ketekunan.


Perubahan yang utama di sini adalah bagaimana mengontrol emosi.  Trader  tidak akan langsung mengambil posisi dan gembira ketika mendapatkan signal trading. Akan tetapi dia tetap tenang dan menjauhkan emosi dari pengambilan keputusan serta mengikuti trading plan yang dia buat.


Oleh karenanya penting sekali sebelum memulai trading kita melihat bagaimana kondisi fisik dan mental kita. Jika tidak fit, baik secara fisik maupun mental, maka tidak perlu trading untuk saat itu. Trading berbeda-beda dengan pekerjaan-pekerjaan lain dimana meskipun kondisi tidak fit kita tetap dapat mengerjakan pekerjaan tersebut. Trading membutuhkan energi dan konsentrasi penuh.


Setelah memperhatikan kondisi emosi, trader juga harus memperhitungkan faktor R yaitu risk tolerance. Trading tidak bisa 100% berhasil. Ada saat dimana kita loss. Oleh karenanya perlu kita perhatikan berapa besarnya loss yang bisa kita terima dan hadapi sehingga tidak akan mempengaruhi emosi kita.


Ketika risiko sudah ditentukan, trader telah siap untuk trading. Saat trading ini kita harus sabar menunggu signal dari strategi trading kita. Saat signal tersebut muncul, maka kita bertindak dengan percaya diri dan sesuai dengan trading plan yang telah dibuat. Setelah mengambil posisi, maka yang dilakukan adalah memonitor pasar dan posisi trading tersebut sampai muncul signal untuk exit atau mengambil profit. Setelah itu trader juga melakukan analisa atas transaksi trading yang telah dia buat.


Agar perubahan ini benar-benar terjadi, trader harus melakukan langkah-langkah ini berulang-ulang hingga akhirnya menjadi kebiasaan. Kebiasaan-kebiasaan ini akan membuat kita mampu mengontrol emosi. Selain dengan melakukan ini semua, trader akan terfokus pada proses dan bukan hanya hasil saja.

4. Commitment


Perjalanan sebagai trader tidak lengkap tanpa adanya komitmen. Komitmen adalah tindakan yang mengikat diri kita sendiri untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu.


Saat trader memiliki komitmen untuk trading, maka dia akan bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan. Trader tidak akan menyalahkan kondisi pasar, ekonomi, politik, atau lainnya atas kesalahan yang dia lakukan sendiri. Dia berkomitmen untuk menjadi trader yang lebih baik. Dia juga akan terbuka pada hal-hal baru dan bersedia untuk terus belajar.

 



Selasa, 09 Februari 2021

 

 

Belanja sore

Bagi para institusi dan trader senior, sore hari mendekati pasar tutup adalah saat saat yang paling ditunggu, pada sore hari hampir mayoritas saham merefleksikan pergerakan di esok hari.

Screening saham juga menggunakan data sore hari, ketika kita membeli sore hari, kita 1 step di depan trader yg menggunakan screening stock data, sehingga seringkali muncul, pergerakan esok hari pada waktu pembukaan pasar, harga sudah melambung naik atau gap up.

Faktor psikologi yang membuat orang membeli di pagi hari, ingin segera untung dengan berharap bisa menjualnya lebih tinggi pada saat pasar mendekati penutupan, adalah tidak tepat, bila kita mengadaptasi strategi kontrarian, di saat sore harilah, ketila mood pasar menurun adalah saat yang paling tepat untuk membeli.

Apakah anda sering terjebak membeli saham di pagi hari ???

Saham yang akan di ambil untung hari ini mestinya yg sudah kita persiapkan kemarin, dan saham yang kita ambil untungnya esok hari, adalah saham yang sudah mulai dibeli hari ini.

Teori sederhana dan mudah tapi sulit diaplikasikan karena emosi kita selalu terbakar oleh nafsu dan keserakahan.

Sabtu, 23 Januari 2021

 


Siasat BANDAR
Oleh Keneisha
20 jan 2021

Memancing Harimau turun Gunung, adalah hal yang lumrah dalam strategi bandar memenangkan pertarungan, membuat saham-saham  unggulan yang menyeringai bak harimau untuk turun, bagaimana caranya ? salah satu cara untuk memancing harimau turun gunung adalah menciptakan konfrontasi dan satu caranya adalah "Menciptakan sesuatu dari ketiadak adaan".

Propaganda sering merupakan upaya untuk membuat sesuatu dari ketiadak adaan.

Hal yang tidak benar dapat diubah menjadi realitas, ketika suspensi IRRA diberlakukan, kabar burung mulai betebaran, dari kegagalan vaksin sinovac sampai yang paling panas adalah manipulasi laporan keuangan IRRA, walau akhirnya IRRA mengklarifikasi.

kabar palsu yang diulang seribu kali dalam bentuk berita dan news disebar di web" berita dan forum-forum saham,  pada akhirnya boleh jadi diterima pasar sebagai suatu kebenaran, akhirnya apa yang terjadi ? Kondisi ini  menciptakan kekacauan margin call, force selling, saham-saham farmasi yang gagah perkasa bak harimau akhirnya runtuh dan menular ke saham lain seperti ANTM TINS BBKP dan BRIS

Siasat bandar berikutnya..... "berpura-pura menempuh suatu lorong padahal menyelinap ke lorong yang lain"

Siasat ini memainkan manuver yang terang-terangan, dapat diprediksi oleh pasar, dan terbuka untuk memuluskan manuver diam-diam, tiba-tiba dan juga tersembunyi.

Salah satu trick manuver ini adalah menciptakan bid tebal, atau offer tebal yang dari skala logika tidak mungkin untuk ditembus,  puluhan ribu lot di offer atau bahkan 1 juta lot sehingga ritel ketakutan dan panik.

"Menonton kobaran api yang melintasi sungai".

Menonton kobaran api yang melintasi sungai berarti membiarkan musuh-musuh menghancurkan diri sendiri.

Cara lain yang digunakan untuk menerapkan siasat ini adalah para Bandar duduk di puncak gunung  meminum kopi sambil menonton ritel dan bandar" ritel kecil saling berkelahi, ritel itu tentu saja investor kakap sampai kelas teri yang kena margin call pemilik saham-saham unggulan ANTM KAEF BRIS BBKP, yang kena force sell, sehingga mereka berebut untuk keluar.

"Menyembunyikan pisau belati dengan senyuman".

Siasat ini berarti memenangkan kepercayaan lawan dan baru bertindak setelah kewaspadaannya menurun,

Salah satu cara mengunakan manuver ini adalah, menciptakan berita dan prospek bagus suatu saham, harga saham dinaikkan tinggi-tinggi bahkan menyewa ustad dan para influencer untuk memilih sahamnya, lewat analisa Fundamental, teknikal, bahkan yang paling konyol nasionalisme, menciptakan trust, ustad koq.. , anak presiden ini..., pasti dapet informasi dari ayahnya, bintang filem ini.. pasti banyak duit dan pengikutnya, harga saham memang naik sampai puncak like IRRA KIOS, para nubie yang menyangka harga saham akan terus naik, sehingga menambah posisi saat harga saham terbang ke pucuk menara,  tak disangka otoritas bursa menghentikan dengan suspensi, setelah sebelumnya beteriak teriak UMA, tapi ibarat masuk kuping kiri keluar kuping kanan UMA tak didengar,  setelah suspensi, harga saham longsor ARB bertubi'tubi, strategi trust ini jg diciptakan oleh Bakrie ketika saham BUMI mencapai harga 8000 dan akhirnya secepat kilat tersungkur ke harga 300 rupiah per lembar sahamnya pada tahun 2008, dan tak mampu bangkit kembali.

"Mengorbankan pohon plum demi pohon persik ".

Bandar kadang-kadang harus melakukan sebagian pengorbanan demi kemenangan yang menyeluruh.

Ini dapat berarti kalah dalam suatu pertempuran demi memenangkan peperangan atau memberikan suatu konsesi guna mencapai tujuan utama.

Pepatah Cina “melepaskan sebuah bidak guna mendapatkan sebuah kereta perang musuh” juga mengungkapkan siasat ini.

Bandar boleh jadi ikut serta dengan ritel melakulan penjualan masif, sehingga harga saham ARB bertubi-tubi demi mencapai tujuan utamanya memperoleh saham murah berkualitas,  yang bisa "dimainkan" atau diakumulasi kembali.

Yang terakhir "Memanfaatkan peluang mencuri kambing jantan".

“ketika musuh maju, kita mundur; musuh berhenti kita, ganggu; musuh lelah, kita serang; musuh mundur, kita kejar”. (Mao mantan pemimpin China berkata), artinya apa, Bandar memanfaatkan kelelahan investor ritel yang tidak memiliki dana mumpuni untuk melakukan distribusi secara terus menerus dengan jangka waktu yang cukup lama sampai akhirnya mereka menyerah, memanfaatkan peluang kelemahan pasar saat pasar letih, atau bahkan mengangkat harga tinggi-tinggi di detik-detik preclosing.


Bersambung......

Sabtu, 21 November 2020

 

 

Trading error sering dimanfaatkan BD.
Contoh trading error :

1. Hanya melihat saham yg transaksinya aktif, tanpa menganalisis lagi dr segi FA dan TA.
2. Fake bid dan Fake offer dianggap serius bid/offer.
3. Fake offer saat harga turun dalam, sehingga ritel CL, padahal belum tentu keesokan harinya harga turun lbh dalam.
4. Ritel biasanya tdk sabar, sehingga ini yg paling sering dimanfaatkan BD.
5. Ritel yg melakukan strategi lump sum membeli sekaligus 100%.
6. Bandar sudah kabur di saham yg di goreng, masih dianggap masih ada, sehingga telat keluar.
7. Membuat rule sendiri against market maker, karena emosi atau frustasi, ini yg bikin kalah banyak.
8. Ketakutan ritel thdp fake offer sehingga buru-buru dijual, atau bahkan malah rugi ketika dijual.
9. Sudah buat trading plan tapi lihat rumput tetangga lebih hijau  akhirnya meninggalkan saham yg sdh dsiapkan trading plannya.

Sabtu, 14 November 2020

 Three bar groups trading

Trading three bar groups, yang tercantum di bawah ini memiliki aturan trading.  Sebagian besar pola ini berbasis jangka pendek dan target biasanya berada pada "swing high atau major" swing low" berdasarkan aturan pola.


Stop loss harus ditempatkan untuk melindungi modal,   pola gagal ketika support atau resistance signifikan bergerak  melawan aturan pola.


Saat trading dengan three bar groups yang naik, tempatkan stop loss di bawahlowest low dari tiga bar.
Saat memperdagangkan grup 3-bar short, tempatkan stop order di atas  highest high dari tiga bar.



Konsep Quasimodo pattern QM 


 Harga bergerak naik dari arah No 1 dan naik membuat Resistance di No 2 (bahu kiri).

Kemudian harga turun membuat Lower di No 3 (leher), kemudian naik lagi keatas mem-break resistance No 2 (bahu kiri) dan membuat Higher High di No 4 (kepala).

Kemudian harga turun mem-break level No 3 (leher) dan membuat Lower Low di No 5.

Kemudian harga naik kembali dengan target level No 6 (bahu kanan). Di level ini kita akan membuat Entry SELL.

Level No 6 ini secara teoritis segaris atau se-level dengan level No 2. Level ini disebut sebagai QM Level.


Ketika harga naik membuat Higher High (No 4 break No 2) dan Lower Low (No 5 break No 3) disebut dengan istilah Over and Under. Over kerana harga membuat Higher High dan Break Bahu Kiri (No 2). Under kerana harga membuat Lower Low dan Break Leher (No 3).



Jumat, 13 November 2020


 

BANDARMOLOGI Apa itu bandarmologi?


Dalam dunia pasar saham, kamu pasti sudah mengetahui analisis teknikal dan analisis fundamental.  Nah, rupanya terdapat satu jenis lagi analisis investasi yang sering digunakan di Indonesia, yakni analisis bandarmologi.

Dikutip dari bigalpha.id, Secara harfiah bandarmologi terdiri dari dua kata, yaitu Bandar dan Logi atau Logos. Bandar yang artinya orang punya kemampuan untuk mengendalikan suatu aksi (gerakan) secara sembunyi-sembunyi dan Logos yang artinya ilmu. Jadi, jika diartikan bandarmologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari pergerakan pihak tertentu dalam mengendalikan pasar saham secara sembunyi-sembunyi.

Para bandar ini tentu memanfaatkan ketidaktahuan atau kepolosan dari investor yang latah untuk membeli atau menjual sahamnya tanpa mengetahui fundamental perusahaan tersebut. Faktanya, bandarmologi ini bisa dideteksi dan dipelajari secara terang-terangan.

Pasalnya data dan pola pembelian saham di bursa yang terbuka untuk umum.  

Analisis bandarmologi merupakan analisis yang tidak berfokus pada harga saham, indikator chart, atau kondisi perusahaan. Namun analisis ini berfokus pada transaksi yang terjadi. Dengan menganalisa transaksi seorang trader akan mengindentifikasi pergerakan yang dilakukan oleh market maker.

Umumnya ada 3 pergerakan yang dilakukan oleh bandar atau market maker :  Akumulasi, proses mengumpulkan saham oleh investor besar dengan cara melakukan pembelian saham dari para investor kecil.

Akumulasi biasanya dilakukan untuk memperbanyak jumlah kepemilikan saham yang sehingga market maker dapat menguasai supply saham.

Tujuan market maker menguasai supply saham adalah, tentu saja, agar mereka dapat menggerakkan harganya.

Akumulasi biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

o Aksinya dimulai dalam jangka waktu yang relatif panjang
o Saham yang sedang dalam proses akumulasi biasanya belum seberapa terkenal isunya kalangan investor kecil o Aksinya dilakukan menggunakan lebih dari 1 broker  

Distribusi, proses melepas saham oleh investor besar dengan cara melakukan penjualan saham kepada para investor kecil.

Distribusi biasanya dilakukan saat market maker sudah mendapatkan keuntungan dan harga saham sudah mencapai harga yang dikehendaki. Distribusi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

o Aksinya terjadi pada saat terjadi euforia kenaikan harga saham dan terjadi dalam waktu yang sangat singkat
o Aksi distribusi terjadi setelah berbagai berita sudah muncul
o Aksinya dilakukan menggunakan lebih dari 1 broker dan umumnya broker yang digunakan tidak sama o  Do nothing, adalah hal yang paling sering dilakukan market maker pada saham-saham gorengan.

Aksi ini adalah aksi dimana market maker tidak sedang memainkan saham yang bersangkutan.

Biasanya harganya cenderung diam, volume transaksinya menjadi kecil, dan antrian bid dan offer menjadi tipis. Berikut adalah Pola Akumulasi dan Distribusi yang sering dilakukan oleh Bandar

Prinsip penggunaan analisis bandarmologi ini adalah dengan mengikuti pergerakan market maker untuk mendapatkan keuntungan.

Jadi investor retail dapat membeli suatu saham pada saat fase akumulasi terjadi dan menjual saham tersebut pada saat fase distibusi berlangsung. Pendekatan analisis bandarmologi ini dapat kita lakukan dengan mengolah data broker summary yang telah disediakan oleh sekuritas dengan menggunakan excel.

 


Mashmalow tes

Pada awal tahun 1970, Walter Mischel mengadakan penelitian di laboratorium Stanford, ia mengundang anak berusia 3-4 tahun, ia bertanya kepada setiap anak "Apakah suka makan mashmallow?", jawaban semua anak "YA" .

Mischel memberikan satu mashmallow pada setiap anak, Anak tersebut bisa makan mashmalow tersebut setelah pergi, atau menunggu beberapa menit setelah Mischel kembali, anak yg tidak memakannya akan mendapat 1 buah mashmalow kembali.

Hampir semua anak memutuskan untuk menunggu, mereka ingin mendapat hadiah 1 buah mashmalow kembali.

Sebagian besar anak tidak bisa menahan godaan, dan memakan mashmalow tersebut.

Beberapa anak mencoba bertahan dengan berbagai cara, dari godaan nikmatnya mashmalow tersebut dengan menutup mata dengan tangan, sehingga tidak bisa melihat mashmalow, ada yg menatap ke arah lain, beberapa anak menendang meja, beberapa lagi menarik rambutnya sendiri untuk mengalihkan perhatian.

Mashmalow adalah tes kontrol diri, otak selalu tergoda oleh rangsangan, termasuk rasa nikmat dari mashmalow tersebut, pada anak usia 3-4 tahun yang menarik dari penelitian tersebut lebih mudah mengelola emosi mereka, daripada usia yg lain.

Pada tahun 1985 anak anak tersebut sudah bersekolah setingkat SMA, Mischel mengirimkan survey lanjutan kepada orang tua mereka, dan meminta mereka menginformasikan karakter, sifat, dan kemampuan anak anak menghadapi frustasi, Mischel juga meminta nilai rapor sekolah anak anak tersebut kepada orang tua mereka.

Hasil yang ditemui cukup mengejutkan, ada korelasi kuat antara perilakun anak yang dapat menahan diri memakan mashmalow, dan perilaku anak yg tidak dapat menahan, di masa depan.

Anak anak yang tidak mau menunggu dan memakan mashmalownya, cenderung mengalami masalah perilaku di usia remaja, nilai rapor mereka buruk, dan banyak yang terlibat narkoba dan obat terlarang, mereka cenderung lebih mudah setres dan temperamental, sedangkan anak anak yang mau menunggu mashmalownya untuk mendapatkan hadiah 1 buah mashmalow lagi, cenderung mempunyai perilaku dan nilai rapor yang lebih baik.

Mereka adalah anak anak yg menutup mata, melihat ke arah lain, menendang meja, mereka adalah anak anak yang dapat menahan rangsangan emosinya.

Ditulis kembali oleh Keneisha.

Rabu, 08 Juli 2020

Uncertainty is the key to unlocking opportunity 

Kesempatan tak pernah datang dua kali, seumur hidup penulis dari kecil hingga dikaruniai anak dua, belum pernah penulis mengalami kejadian seekstrim ini, anak-anak sekolah di rumah, satu satunya yang pernah menghalangi penulis pergi ke sekolah ketika penulis masih SD, adalah ketika gunung galunggung meletus sehingga akhirnya sekolah diliburkan.

Sesuatu yang tidak kelihatan tetapi berakibat luar biasa, kantor-kantor di liburkan, anak-anak sekolah online, mal-mal tutup walau akhirnya sekarang buka kembali sebari menerapkan protokol kesehatan.

Di dunia investasi ini yang dinamakan CRASH atau krisis, krisis moneter yang mengguncang perekonomian Indonesia sepanjang hidup penulis yang terdasyat adalah di tahun 1998, kemudian tahun 2008, dan kemudian ini 2020, ya tahun ini, Indeks harga saham gabungan meluncur deras dari level 6600 ke level 3900 atau turun sekitar -40%.

Kondisi ini mungkin tidak akan terjadi kembali dalam 10 sampai 20 tahun kedepan, krisis tahun 1998 dan 2008 menciptakan peluang munculnya orang orang kaya baru dari investasi saham dan investasi jenis lainnya seperti property, dollar AS, dan emas, dari cerita pengalaman para senior senior investor seperti LKH, mereka berhasil memperoleh kekayaan fantastis pada saat krisis.

LKH membeli saham UNTR pada 1998 saat harganya Rp 250 per saham. Ia menjualnya 6 tahun kemudian pada harga setara dengan Rp 15.000 (saham UNTR sudah mengalami stock split dan bonus), menikmati keuntungan 5.900 persen! Atau rata-rata hampir 100 persen setahun dalam jangka waktu 6 tahun. Lo Kheng Hong menginvestasikan Rp 1,5 milyar untuk membeli 6 juta saham UNTR. Enam tahun kemudian, dia memperoleh Rp 90 milyar dari penjualan saham tersebut.

Kesempatan ini mungkin tidak akan terulang kembali dalam 20 tahun kedepan, penulis yakin anda akan menyesal tidak membeli lebih banyak lagi pada saat ini, orang orang kaya baru akan bermunculan setelah kondisi krisis ini berakhir, dan mungkin anda adalah salah satunya.

Jumat, 03 Juli 2020

 



Pasar g akan pernah menunggu kita, kita sesibuk apapun pasar tetep jalan semaunya dia.

don't ever measure the market with our will

Pasar jg tdk bergerak dg kaidah fundamental, fundamental hanya sebagian kecil dari persepsi pasar.

Seperti saham AGII, technical lbh akurat memprediksi pergerakan harga jangka pendek

Yg paling penting buat kita bukan fundamental perusahaan, tapi seberapa banyak kita bisa mengambil keuntungan dr selisih harga.

Ubah pola pikir yg lama

Kecuali mau jd investor y

Semakin dijauhi saham tsb, pergerakan harga akan semakin kencang

Bandar g suka dibuntuti

Yg belum paham bs baca teori mobil butut, cukup mengena artikelnya.

Semua yg terjadi di pasar saham, berkebalikan dengan logika standar yg baku, logika pasar baru bisa dipahami kl sdh punya jam terbang cukup tinggi.

Mesti diingat, pasar lebih pintar, lebih licik dan dan lebih lincah drpd kita, jgn pernah mencoba mengalahkan pasar.

AGII itu kita tau dr informasi 'mobil butut' tapi sdh ada 'sopir'nya

Naik 'mobil mewah' yg belum ada 'sopir' harga akan stagnan

'Sopir' ini punya banyak kepentingan salah satunya menciptakan persepsi pasar atau memang sdh punya informasi 'insider' seperti BULL, harga sdh menguat sebelum LK keluar, kita g pernah tau alasannya apa, tapi semua informasi positif dan negatif yg sdh terbentuk menciptakan pergerakan harga dlm bentuk chart dan volume, semua informasi yg belum di rilis sdh terbaca disitu.

CL itu bukan berarti kita 'kalah' tp dana dioper k yg lbh prospek

Portofolio itu bukan ngurusi 1 saham, tapi kesatuan team

Ada yg minus ada yg plus

Minggu, 31 Mei 2020



Kami mengundang teman-teman investor saham untuk bergabung di grup TELEGRAM GRATIS, silahkan klik link di bawah ini :

Follow this link to join my Telegram group:
https://t.me/alligatortrader

atau

Bagi yang serius berinvestasi saham, anda dapat  bergabung dengan untuk grup premium ALLIGATOR TRADER PLUS, bisa mengubungi admin di grup tersebut atau kontak via

WA +62818223329
GMAIL Kenwartisah@gmail.com

https://alligatortrader.blogspot.com/p/alligator-trader.html

Berikut Sekilas tentang Grup ALLIGATOR TRADER PLUS
Grup chat investor saham ini pertama kali kami rintis sejak tahun 2012, setelah shoutboxnya di web pa Anggun kurang kondusif era tahun 2011an, kami berinisiatif membuat chat di chatango dengan format web, dan kemudian berjalan sekitar 3 tahun, grup tersebut beralih rupa menjadi grup Investa Community dengan format Whatsapp, dikarenakan banyaknya permintaan member agar grup tersebut berubah menjadi grup premium, grup tersebut berubah menjadi grup yang bernama Investa Senior, dan kemudian berubah menjadi grup Alligator trader +, dinamakan grup Alligator +, krn kita menfokuskan diri thdp sinyal sinyal Alligator trading system (profitunity) disamping juga pertimbangan Fundamental, Teknikal, price Action, dan juga Bandarmology.

Grup Alligator Plus kita yang baru seumur jagung kurang lebih 4 bulan, setelah peralihan dari Investa Senior, kini sudah berjumlah lebih dari 120 member, Kami team Alligator selaku pengelola grup mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, dan kami team Alligator akan selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Terimakasih atas atensinya
salam hangat
Keneisha

Kamis, 30 April 2020



Benarkah INDIKASI INDEKS bearish , BC bank DIGOYANG ????


TA hanya mengenal Harga dan Volume tapi BA mengenal GOAL dan TAKTIK pencapaian goal...

Contohnya,
- Karena market disinyalir akan memburuk, BD punya goal menurunkan harga saham dalam 1 bulan.

- Target BD disini adalah DISTRIBUSI palsu dan untuk menurunkan PRICE, disini BD menginginkan harga TURUN agar distribusi palsu bisa dilakukan dengan modal  dan volume kecil.
- Jadi jangan menyalahkan BD menghancurkan harga, penurunan harga memang adalah efek dari distibusi palsu yg DISENGAJA @!


Statement diatas SANGAT controversil... Bandarmologi... gitu loh... HAHAHA...

Bandarmologi bisa merubah seorang Technicalist yg bekerja seperti ROBOT mekanistik  menjadi lebih inteligent karena dia bisa mengerti market dengan lebih baik.

Tapi Bandarmologi bukan untuk mengganti TA tapi melengkapi dan menyempurnakan TA....


statistik web

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Buku Penulis

ALLIGATOR TRAINING EVENT

ALLIGATOR TRAINING EVENT

PUBLIC CHANNEL

FACEBOOK GROUP

WA PREMIUM